Cara Mengembalikan Partisi yang Terhapus dan Terformat

Memulihkan Partisi yang hilang

Apakah kalian mengalami hilangnya partisi hard disk secara tiba-tiba. Atau kalian tidak sengaja memformat atau menghapus partisi hard disk, padahal masih ada data file-file penting yang masih tersimpan di dalamnya.

Jangan khawatir. Kalian masih bisa mendapatkan partisi beserta isi-isinya kembali. Ya, file-file penting itu masih bisa kalian dapatkan kembali.

Ini tentu akan lebih mudah dan cepat dari pada kalian mengembalikan data dalam bentuk file. Dan tentunya akan lebih praktis.

Kenapa mengembalikan atau memulihkan (Recovery) partisi lebih praktis dari pada recovery data?

Karena recovery partisi pembacaan data tidak dilakukan secara detail, sedangkan untuk recovery data pembacaan data akan sangat detail terlebih lagi jika data yang dibaca jumlahnya sangat banyak.

Cara Recovery Partisi yang telah Hilang

Di sini akan ada dua cara untuk mengembalikan partisi yang hilang. Pertama dengan cara gratis, yang hanya bisa digunakan pada penyimpanan Harddisk. Dan kedua cara memakai aplikasi berbayar, yang bisa kalian gunakan pada hard disk maupun SSD (State Solid Drive).

Cara Gratis

1. Pertama download aplikasinya Partition recovery (17MB), Ini gratis sepenuhnya tanpa trial.

2. Install aplikasi seperti biasa, dan buka aplikasi partition recovery.

4. Kemudian pilih Partition Recovery.

5. Lalu pilih salah satu Disk (hard disk) yang akan di pulihkan partisinya, dan klik Next.

6. Di sini akan suruh memilih metode pencarian partisi.

Pilih Area Partition
  • Search Entrie Disk => Melakukan pencarian pada semua bagian disk.
  • Search Unallocated Space => Melakukan pencarian pada semua sektor yang tidak terformat (Tidak Dialokasikan).
  • Search Allocated Space => Melakukan pencarian pada semua sektor yang terformat (Dialokasikan).
  • Search Specified Sector => Melakukan pencarian pada sektor yang dikehendaki. Masukkan bagian awal dan akhir yang akan dicari.

7. Pilih “Unallocated” atau sesuai dengan kondisi partisi yang akan di cari. Contoh gambar di atas saya memilih bagian terakhir dari hardisk, untuk mengembalikan partisi yang Unallocated. Kemudian klik Next.

8. Metode terakhir pilih “Fast” untuk pencarian cepat atau “Complete” untuk pencarian secara detail tapi lebih lama. Saran untuk partisi yang baru hilang atau terhapus bisa pilih Fast biar lebih cepat.

Kemudian klik Next > dan tunggu proses pencarian partisi.

Partisi Recovery

9. Setelah selesai, centang bagian partisi yang akan di recovery. Untuk mengetahui apakah partisi yang kalian pilih benar, klik dua kali pada partisi yang di centang dengan melihat isi data di dalamnya. Jika sudah benar tinggal klik Proceed.

10. Tunggu sebentar dan ketika operasi telah sukses. Klik OK.

Cara kedua, memakai aplikasi berbayar

Untuk memulai kita persiapkan dahulu alat atau aplikasi untuk melakukan recovery. Download aplikasinya Partition Recovery (online installer).

Aplikasi ini bisa digunakan pada penyimpanan Hard disk, SSD ataupun NVME SSD.

Setelah kalian unduh buka aplikasi dan install aplikasinya. * Ini adalah online installer maksudnya ia akan mendownload aplikasi terlebih dahulu kemudian menginstallnya. Ukuran yang akan di download kisaran 45 MB.

1. Selanjutnya kita mulai, Buka aplikasi yang telah di install, setelah terbuka di bagian kanan atas klik Partition Recovey. Nanti akan muncul jendela Partition Recovery.

2. Kalian pilih disk mana yang akan di recovery, ini bisa hard disk maupun SSD (State Solid Drive). Kemudian klik Scan, untuk mencari partisi yang hilang.

Pulihkan partisi

3. Setelah selesai, akan ada daftar partisi yang tersedia. Kalian lihat pada kolom Status, kalian cari yang statusnya Lost (hilang), warnanya kuning.

Perhatikan juga kolom di samping kanannya Recoverability. Good artinya partisi masih dalam keadaan bagus.

Sedangkan Bad adalah buruk artinya sudah rusak. Kemungkinan ruangan partisi atau sebagiannya sudah dipakai dan ditimpa partisi lain.

4. Kalian centang partisi mana yang akan di recovery (disarankan yang memiliki Recoverability GOOD). Untuk mengetahui isi dalam partisi tersebut, kalian bisa dobel klik partisi-nya dan melihat data yang terdapat dalam partisi yang hilang tersebut.

Jika sudah memilih, kalian klik Proceed untuk mulai mengembalikan partisi. Ketika muncul Question klik Recovey Now untuk konfirmasi dan mengembalikan partisi yang hilang.

* Jika memaksa memilih yang memiliki Recoverability Bad, bisa dipastikan partisi lain (yang berfungsi) akan hilang atau rusak.

* Jika aplikasi kalian belum aktif, kalian tidak bisa melanjutkan. Untuk itu kalian harus mengaktifkan terlebih dahulu.

5. Klik tombol “Execute Operation” dan klik “Apply” untuk memulihkan partisi yang hilang.

Dan sekarang partisi yang hilang sudah, dikembalikan.

* Bagi yang disk kalian ber-tipe Dynamic, proses recovery tidak akan bisa dilakukan. Maka kalian harus convert/ubah disk Dynamic ke Basic terlebih dahulu untuk memulihkan partisi. Sekian semoga ini dapat bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.