Super AMOLED vs AMOLED, Perbedaan dan Kelebihan

AMOLED vs Super AMOLED

Teknologi layar ponsel telah berkembang lebih baik sejak datangnya panel OLED. Dan sekarang telah menggantikan IPS LCD dalam teknologi layar ponsel terbaik.

Salah satu turunan teknologi OLED adalah AMOLED, teknologi layar ini dikembangkan oleh perusahaan Samsung. Sekarang kamu dapat menemukannya di berbagai perangkat smartphone kelas menegah. Tidak hanya khusus untuk ponsel Samsung saja, namun juga di ponsel merk lain seperti Xiaomi, Realme, Oppo, Vivo dan lainnya.

Layar AMOLED punya saudara, namanya Super AMOLED. Panel layar terebut dikeluarkan sebagai pengganti dan penerus dari AMOLED. Dengan beberapa peningkatan dari generasi sebelumnya.

Apa itu AMOLED

Layar AMOLED adalah alternatif terbaik ketimbang LCD karena menghasilkan tampilan lebih berwarna dan menghasilkan hitam putih lebih tinggi.

Pembuatan layar AMOLED lebih rumit karena terdapat banyak bagian seperti substrat, susunan transistor film tipis (TFT), lapisan warna organik, dan lapisan katoda paling atas, serta panel sentuh, bagian tersebut dipisahkan oleh kaca. Karena pemisahan tersebut layar menjadi lebih tebal dan besar, tentunya juga membuat ponsel sedikit lebih tebal.

Meningkatkan kecepatan refresh rate menjadi lebih tinggi juga sulit di terapkan, karena ada banyak lapisan yang harus ditambahkan. Namun, perbaikan dapat dilakukan dengan lebih mudah, sehingga dapat menghemat biaya perbaikan.

Selain itu, layar AMOLED memiliki tingkat pantulan 50%, itu disebabkan karena banyaknya lapisan. Lapisan yang banyak juga memiliki risiko lebih mudah terbakar atau biasa disebut burn-in.

Apa itu Layar Super AMOLED?

Super AMOLED adalah alternatif terbaik setelah layar AMOLED karena warnanya lebih cemerlang dan lebih cerah. Masalahnya biaya pembuatan panel ini lebih mahal. Tetapi layar Super AMOLED memiliki beberapa kelebihan, selain mengalami peningkatan kualitas warna, layar juga lebih ringan dan tipis. Sebab semua bagian pixel warna dan sensor sentuh di satukan menjadi satu lapisan.

Berkat sensor sentuh menjadi satu bagian, Layar Super AMOLED memiliki tingkat sentuhan yang lebih responsif. Tidak hanya itu, sedikitnya lapisan juga membuat panelnya lebih tahan terhadap burn-in, jika dibandingkan layar AMOLED.

Memilih dan menggunakan ponsel berlayar Super AMOLED sangat bagus dan memiliki banyak kelebihan.

Perbedaan Utama Layar AMOLED dan Super AMOLED

  • Layar super AMOLED dapat menambahkan kecepatan refresh yang lebih tinggi seperti 120hz dan 144hz.
    AMOLED sebenarnya juga bisa namun kurang efektif karena harus menambahkan lebih banyak lapisan extra lagi.
  • Layar Super AMOLED mampu mengurangi tingkat refleksi atau pantulan sinar matahari hingga 80%, karena lapisannya yang sedikit.
    Sedangkan AMOLED hanya 50% saja.
  • Teknologi Super AMOLED lebih tahan dari risiko terbakar (burn-in).
    Sementara AMOLED biasa memiliki risiko burn-in lebih banyak, karena punya lapisan lebih tebal dan besar.
  • Perbaikan Super AMOLED lebih sulit karena lapisannya terkumpul menjadi satu lapisan.
    Sedangkan AMOLED lebih mudah karena lapisannya berbeda-beda untuk bagiannya.
  • Layar Super AMOLED lebih tipis dan ringan karena hanya ada dua lapisan kaca yang melapisi panelnya (atas bawah).
    Semua bagian tersebar secara seragam, sedangkan layar AMOLED lebih tebal dan besar karena terdapat lapisan ekstra.

Kelebihan Super AMOLED

Di atas adalah sedikit perbedaan, sebagai tambahan berikut ini adalah kelebihan yang dimiliki oleh layar Super AMOLED dibandingkan pendahulunya:

  • Layar lebih responsif atau sensitif.
  • Refleksi cahaya lebih sedikit.
  • Warna yang keluar sedikit lebih vibrant, atau lebih berwarna – gamut tinggi.
  • Memiliki tingkat kecerahan 20% lebih terang.
  • Konsumsi daya 20% lebih sedikit.
  • Bentuknya lebih tipis, ringan dan fleksibel.

Kesimpulan AMOLED vs Super AMOLED

AMOLED bisa dikatakan sebagai layar ponsel yang bagus (di atasnya LCD IPS), namun masih memiliki beberapa kekurangan, maka sebagai penggantinya Samsung meningkatkan lagi menjadi Super AMOLED.

Teknologi Super AMOLED menambahkan sensor sentuh (touchscreen) secara langsung. Artinya fitur untuk mendeteksi sentuhan sudah diintegrasikan ke dalam layar (dan sudah menjadi satu bagian dengan pixel layar).

Sehingga Super AMOLED mampu menghasilkan layar berukuran sangat tipis, responsive serta memiliki gamut warna yang lebih luas. Dan tidak lupa juga memiliki peak brightness lebih tinggi, namun di samping itu juga lebih hemat daya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.