Apakah Mata Minus Bisa Sembuh? Ya atau Tidak

Yang perlu diketahui, mata minus adalah salah satu gangguan kesehatan mata yang umum terjadi di masyarakat. Gangguan ini ditandai dengan kesulitan melihat objek yang jaraknya jauh. Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah mata minus bisa sembuh? Sebelum kita membahas jawaban dari pertanyaan ini, mari kita cari tahu lebih dulu tentang penyebab dan faktor risiko dari mata minus.

Penyebab dan Faktor Risiko Mata Minus

kondisi ketika mata dikatakan normal

Pada mata normal, sinar yang direfleksikan dari sebuah objek masuk ke mata dibiaskan oleh kornea dan lensa mata sehingga bayangan objek difokuskan tepat di retina. Retina adalah bagian dari mata yang isinya reseptor atau sel-sel yang bertugas menerima cahaya dan meneruskan ke otak sampai terjadi persepsi melihat.

penjelasan kenapa mata bisa minus atau Miopia

Sedangkan pada mata minus, cahaya yang masuk tidak fokus tepat di retina, namun berada di depannya. Hal ini disebabkan karena sumbu bola mata terlalu panjang (memiliki bentuk agak lonjong), sehingga bayangan objek jatuh jauh di depan retina, atau bisa juga karena kornea atau lensa mata yang terlalu cembung sehingga pembiasan cahaya terlalu kuat dan bayangan objek difokuskan jauh di depan retina.

Faktor risiko dari mata minus antara lain faktor keturunan dan faktor lingkungan, seperti sering melakukan aktivitas melihat jarak dekat (<30cm) bisa berupa membaca jarak dekat, bermain video game, dan menonton tv, atau kurangnya aktivitas di luar ruangan, karena ternyata paparan cahaya matahari di luar ruangan membantu pelepasan dopamine yang menghambat pemanjangan sumbu bola mata.

Cara mengetahui mata minus

Gejala mata minus biasanya ditandai dengan buram saat melihat objek yang jauh, lebih jelas melihat benda yang dekat, dan memicingkan mata untuk melihat objek yang jauh.

ukuran besar tertinggi mata minus

Mata minus ada tingkatannya, yaitu myopia derajat ringan, derajat sedang, dan derajat berat. Myopia berat ini berisiko terjadi retinal detachment (retina lepas) sehingga menyebabkan kebutaan, juga berisiko menyebabkan amblyopia (mata malas) akibat beda minus mata kanan dan kiri terlalu jauh jadi kesannya mata terlihat juling.

Cara Mengurangi Mata Minus

terapi Ortho K vs operasi Lasik

Memiliki kelainan refraksi bukan berarti mata kita sedang sakit. Memiliki kelainan refraksi berarti mata kita membutuhkan alat bantu agar dapat melihat dengan jelas. Alat bantu yang digunakan adalah kacamata dan lensa kontak. Kacamata dengan lensa negatif/cekung/bikonkaf akan membantu memfokuskan kembali cahaya tepat pada retina, sehingga kita bisa melihat benda yang posisinya jauh jadi lebih jelas.

Kelainan refraksi dapat berubah-ubah terutama saat masih dalam usia pertumbuhan dan sebagian besar relatif stabil saat usia mencapai lebih dari 18-20 tahun. Saat masa pertumbuhan ukuran bola mata juga ikut bertambah, sehingga sumbu bola mata bisa bertambah panjang dan mempengaruhi mata minus.

Jika ingin menjaga mata dari penglihatan minus, usahakan kontrol untuk menyesuaikan ukuran kacamata ke dokter setiap 6 bulan pada anak usia di bawah 12 tahun dan kontrol 1 tahun sekali atau bila diperlukan untuk anak usia di atas 12 tahun.

Terapi ortho-k tanpa operasi

Selain itu, ada juga metode orthokeratology yang bisa digunakan untuk mengurangi minus mata. Metode ini menggunakan alat khusus berupa lensa kontak yang menekan kornea dan membuatnya datar, sehingga cahaya yang masuk bisa difokuskan tepat pada retina. Orthokeratology bisa membantu menurunkan minus mata secara sementara, namun perlu dilakukan secara rutin dan terus-menerus untuk menjaga hasilnya.

Klinik mata ternama di Indonesia dan bisa terapi ortho-k ialah vio optical clinic, mereka menawarkan inovasi untuk penglihatan yang lebih baik dengan menggunakan alat pemeriksaan mata yang canggih. Ini juga menjadi cara aman untuk menyembuhkan mata minus dalam 1 minggu untuk sementara.

Namun, penting untuk diingat bahwa metode di atas hanya dapat mengurangi minus mata, bukan menyembuhkannya secara langsung. Hal ini karena minus mata disebabkan oleh kelainan fisik pada mata, dan tidak dapat sembuh secara permanen tanpa intervensi medis yang lebih drastis seperti operasi sinar laser.

Operasi lasik

Operasi sinar laser adalah metode yang paling populer dan efektif untuk mengobati mata minus, hasilnya bisa permanen sehingga bisa lebih cepat lepas dari kacamata. Operasi ini menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, sehingga cahaya yang masuk bisa difokuskan tepat pada retina. Namun, operasi sinar laser tidak selalu cocok untuk semua orang dan perlu dipertimbangkan dengan matang.

Meskipun demikian, apakah mata minus bisa sembuh dengan intervensi medis yang lebih drastis seperti operasi sinar laser tergantung pada tingkat keparahan dan jenis minus mata yang diderita. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk melakukan operasi, seperti umur, tingkat keparahan minus mata, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Jawabannya

Sebagai kesimpulan, mata minus memang dapat diatasi dengan berbagai metode seperti kacamata, lensa kontak, orthokeratology, dan operasi sinar laser. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada metode yang dapat menyembuhkan mata minus secara permanen, kecuali intervensi medis yang lebih drastis seperti operasi sinar laser, yang dianggap banyak orang lebih menyeramkan.

Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengurangi risiko komplikasi dan menjaga kualitas penglihatan. Jangan lupa juga untuk mengikuti tips cara mencegah minus mata di bawah ini:

  • Menghindari kebiasaan membaca dengan posisi buruk atau membaca dalam jarak dekat.
  • Mengurangi waktu melihat layar gadget, dan memperbanyak aktivitas di luar ruangan.
  • Ikuti aturan 20 20 20, Jadi setelah melakukan aktivitas 20 menit di komputer harus melihat objek jauh sejauh 20 feet selama 20 detik.
  • Pastikan berada dalam tempat dengan pencahayaan yang cukup ketika melakukan aktivitas.
  • Istirahat yang cukup, jangan mulai tidur terlalu malam, dan setidaknya 30 menit sebelum tidur harus lepas dari gadget.
  • Untuk mencegah bertambahnya minus, pastikan memakai kacamata yang sesuai dengan ukuran minus atau myopia yang di derita.

Referensi:

  1. “Apakah Mata Minus Bisa Sembuh?” YouTube, 14 June 2019, www.youtube.com/watch?v=v3v_qX_aJEE.
  2. “Ortho K vs Lasik” VIO Optical, Aug 9 2019, viooptical.com/ortho-k-vs-lasik.
  3. “TIPS MENGOBATI MATA MINUS SECARA ALAMI – VIO Optical Clinic” YouTube, 4 Sep 2020, www.youtube.com/watch?v=gskEHYonygI
  4. “3 Tips Mencegah Mata Minus Bertambah | dr. Vania Utami” YouTube, 24 Nov 2020, www.youtube.com/watch?v=De5rWi2-jgo

Add Comment